Sejarah, Pengertian dan Definisi ilmu Fisika, Tujuan dan Manfaatnya

Layarpustaka.com-Astronomi adalah ilmu alam tertua. Peradaban tertua yang tercatat sekitar tahun 3000 SM, seperti contohnya bangsa Sumeria, Mesir Kuno, dan Peradaban Lembah Indus. Semuanya memiliki pengetahuan prediktif dan pemahaman dasar mengenai pergerakan bulan, matahari, dan bintang. Bintang dan planet terkadang digunakan sebagai target penyembahan, mereka percaya bahwa itulah Tuhan mereka. Meskipun penjelasan mengenai fenomena ini seringkali tidak saintifik dan lemahnya bukti yang ada, pengamatan awal ini menjadi dasar bagi ilmu astronomi berikutnya.

Menurut Asger Aaboe, awal mula dari astronomi dunia Barat dapat ditemukan di Mesopotamia, dan semua usaha Barat dalam ilmu eksakditurunkan dari zaman Babilonia akhir.Astronomer Mesir meninggalkan monumen yang menunjukkan pengetahuan konstelasi dan pergerakan benda langit,[9] sedangkan penyair Yunani Homer menuliskan berbagai benda langit dalam karyanya Iliad dan Odyssey; astronomer Yunani berikutnya memberikan nama yang masih digunakan hingga saat ini, untuk sebagian besar konstelasi yang terlihat dari belahan utara.[10]

Filsafat alam

Natural philosophy bersumber dari Yunani pada peride Arkais, (650 BCE – 480 BCE), ketika filsuf pra-Sokrates seperti Thales menolak penjelasan non-naturalistik untuk fenomena alam dan menyatakan bahwa setiap kejadian memiliki penyebab alamnya. Mereka mengusulkan ide yang dibuktikan dengan alasan dan pengamatan, dan banyak dari hipotesis mereka terbukti sukses dalam percobaan; contohnya, atomisme akhirnya dipastikan benar setelah 2000 tahun setelah pertama kali diajukan oleh Leukippos dan muridnya Demokritos

Fisika dalam Islam Abad Pertengahan

 

Prinsip kerja sederhana dari kamera lubang jarum

Cendekiawan Islam telah menurunkan fisika Aristotelian dari Yunani dan selama Zaman Kejayaan Islam makin berkembang, menempatkan pengamatan dan pemikiran a priori sebagai fokusnya, mengembangkan bentuk awal dari metode ilmiah.

Penemuan paling penting adalah dalam bidang optik dan penglihatan, dihasilkan dari hasil karya banyak ilmuwan seperti Ibn Sahl, Al-Kindi, Ibn al-Haytham, Al-Farisi dan Avicenna. Hasil karya paling penting adalah The Book of Optics (juga dikenal dengan Kitāb al-Manāẓir), ditulis oleh Ibn Al-Haitham, dimana ia tidak hanya orang pertama yang menolak ide Yunani kuno mengenai penglihatan, namun juga memberikan teori baru. Di buku ini, ia juga yang pertama kali mempelajari studi kamera lubang jarum dan mengembangkannya. Dengan membedah dan menggunakan pengetahuan pemikir sebelumnya, ia dapat mulai menjelaskan bagaimana cahaya masuk ke mata, difokuskan, dan diproyeksikan kembali ke mata, serta membuat kamera obskura pertama di dunia ratusan sebelum pengembangan fotografi modern.

Ibn Al-Haytham (Alhazen) drawing

Ibn al-Haytham (965 – 1040), pencetus optik

Tujuh volume buku Book of Optics (Kitab al-Manathir) berpengaruh besar dalam pemikiran lintas disiplin dari teori persepsi visual ke alam perspektif pada kesenian abad pertengahan baik di Timur maupun Barat, selama lebih dari 600 tahun. Banyak ilmuwan serta polimath Eropa berikutnya, mulai dari Robert Grosseteste dan Leonardo da Vinci hingga René Descartes, Johannes Kepler dan Isaac Newton, menggunakan pemikirannya. Pengaruh optika Ibn al-Haytham juga masuk dalam salah satu karya Newton berjudul sama, yang baru diterbitkan 700 tahun kemudian.

Terjemahan The Book of Optics memiliki dampak yang besar pada Eropa. Dimulai dari sana, cendekiawan Eropa dapat membuat peralatan yang sama seperti Ibn al-Haytham, dan memahami bagaimana cahaya bekerja. Dari sini, beberapa penemuan seperti kaca mata, kaca pembesar, teleskop, dan kamera berkembang.

Mengenai Fisika klasik

Fisika menjadi ilmu terpisah ketika orang awal Eropa modern menggunakan metode percobaan dan kuantitatif untuk menemukan apa yang disebut sebagai hukum fisika.[halaman dibutuhkan]

Pengembangan utama dalam periode ini diantaranya penggantian model geosentris tata surya dengan model Kopernikus yang heliosentris, hukum yang mengatur gerak planet yang dikemukakan oleh Johannes Kepler antara tahun 1609 dan 1619, percobaan pada teleskop dan pengamatan astronomi oleh Galileo Galilei pada abad ke-16 dan ke-17, serta penemuan Isaac Newton mengenai hukum gerak dan hukum gravitasi universal. Newton juga mengembangkan kalkulus, studi perubahan matematis, yang memberikan metode matematika baru untuk menyelesaikan masalah-masalah fisika.

Penemuan hukum baru dalam termodinamika, kimia, dan elektromagnetisme dihasilkan dari usaha penelitian pada Revolusi Industri karena dibutuhkan tambahan energi Hukum-hukum fisika klasik ini masih digunakan luas sampai saat ini untuk objek sehari-hari yang melaju dengan kecepatan non-relativistik, karena mereka memberikan perkiraan yang sangat baik pada kondisi tersebut. Teori-teori seperti mekanika kuantum dan teori relativistik dapat disederhanakan menjadi ekivalen klasiknya. Namun, ketidak-akuratan mekanika klasik untuk benda sangat kecil dan benda sangat cepat mendorong pengembangan fisika modern pada abad ke-20.

Mengenai Fisika modern

Albert Einstein (1879–1955) melakukan penelitian pada efek fotolistrik dan teori relativitas yang merevolusi ilmu fisika pada abad ke-20

Max Planck (1858–1947), pencetus teori mekanika kuantum

Fisika modern berawal pada awal abad ke-20 ketika Max Planck melakukan penelitian pada teori kuantum dan Albert Einstein melakukan penelitian mengenai teori relativitas. Kedua teori ini muncul akibat ketidak-akuratan mekanika klasik pada kondisi tertentu. Mekanika klasik memprediksi bahwa laju cahaya beragam, tidak sesuai dengan laju konstan yang diperkirakan oleh persamaan Maxwell mengenai elektromagnetisme. Kesalahan ini akhirnya dikoreksi oleh Einstein melalui teorinya relativitas khusus, yang kemudian menggantikan mekanika klasik untuk benda bergerak-cepat dan kecepatannya mendekati laju cahaya. Radiasi benda-hitam juga menjadi masalah bagi fisika klasik, yang kemudian diperbaiki ketika Planck mengusulkan bahwa eksitasi osilator material hanya mungkin dalam langkah diskret (discrete step) sebanding dengan frekuensinya. Teori ini, bersama dengan efek fotolistrik dan kemudian menjadi teori yang lebih lengkap memprediksi tingkat energi diskret orbital elektron, akhirnya membuat teori mekanika kuantum menggantikan fisika klasik untuk tataran benda sangat kecil.

Mekanika kuantum muncul dipelopori oleh Werner Heisenberg, Erwin Schrödinger dan Paul Dirac. Dari hasil karya awal ini, Model standar partikel fisika diturunkan.Setelah penemuan partikel dengan karakteristik yang konsisten dengan Higgs boson di CERN tahun 2012,semua partikel dasar yang diprediksi oleh model standar, muncul dan diperhitungkan; namun, fisika di luar Model Standar, seperti teori supersimetri, adalah area penelitian yang berkembang.[23] Ilmu matematika secara umum penting dalam bidang ini, seperti studi probabilitas dan kelompok.

Ilmu fisika adalah ilmu yang mempelajari tentang alam semesta, bagian ilmu fisika ini sudah lama ada dan berguna diberbagai bidang kehidupan. Fisika memiliki arti yakni alam. Jadi pengertian fisika merupakan ilmu yang mempelajari tentang gejala-gejala alam. Misalnya bagaimana cara  rotasi bumi hingga menyebabkan siang dan malam, bagaimana hujan turun dan memajukan perkembangan teknologi. Teknologi saat sekarang berguna untuk memudahkan segala macam bentuk aktifitas manusia. Mulai dari  memudahkan jarak dari jauh namun terasa dekat dan juga memudahkan komunikasi tanpa terkendala jarak yang berarti. Ilmu fisika  diajarkan dari sejak sekolah menengah atas hingga perkuliahan . Bedanya ilmu fisika yang diajarkan oleh di sekolah menengah atas hanya dasar-dasar dari ilmu fisika saja. Sedangkan jurusan ilmu fisika di perkuliahan lebih mendalami hingga secara mendalam. Itu sebabnya bagi Anda yang berminat dengan ilmu fisika dapat memilih jurusan yang berhubungan dengan ilmu fisika.

Artikel Lain :  Hipotesis The Fermi Paradox Part II

1.Penelitian terbaru

Manfaat dari ilmu fisika dalam berbagai disiplin ilmu adalah untuk bidang penelitian. Saat sekarang ini penelitian tetap berlanjut untuk memudahkan kehidupan dan juga menyempurnakan penemuan-penemuan sehingga lebih sempurna untuk di aplikasikan dalam kehidupan ini. Penelitian banya menggunakan ilmu fisika dalam prosesnya. Itu kenapa ilmu fisika sangat bermanfaat dan tidak semua orang dapat memahami ilmu fisika karena banyaknya rumus yang dipelajari. Penelitian terbaru yang berlanjut dan dibuat baru sangat penting dalam aspek kehidupan sekarang yang jika diteliti memerlukan banyak kemudahan karena persaingan yang cepat dan tingi saat sekarang.

2. Menemukan virus baru

Virus adalah sel-sel yang membawa penyakit dan ada juga yang bersifat menyembuhkan. Kadang virus dibentuk dari penelitian untuk mengobati penyakit-penyakit tertentu seperti kanker. Kanker hingga sekarang merupakan penyebab kematian nomor dua di dunia. Dan hingga kini penelitian menggunakan ilmu fisikan masih dilakukan untuk menemukan virus baru yang dapat mencegah ataupun mengatasi perkembangan sel kanker dalam tubuh manusia. Menemukan atau membuat virus baru memerlukan waktu yang tidak sedikit itu sebabnya diperlukan bnayak waktu dan usaha serta proses yang panjang. Ditambah dengan biaya penelitian yang tidak sedikit.

3. Menemukan teknologi

Ilmu fisika juga memiliki manfaat untuk menemukan teknologi terbaru. Saat sekarang perkembangan kemajuan teknologi seperti samrtphon, alat-alat medis yang terbaru termasuk didalamnya menggunakan cabang dari ilmu fisika. Teknologi semakin hari semakin unjuk gigi untuk memudahkan sarana berkomunikasi, foto-foto, mengirim pesan singkat dan yang terbaru teknologi sudah hampir ada di setiap belahan dunia. Manfaatnya berita tentang perkembangan di berbagai belahan dunia dapat dengan mudah ditemui. Sehingga untuk saling berbagai informasi dan hal lain lebih mudah dalam dampak positifnya perkembangan teknologi saat ini.Di sisi lain selain mengembangkan teknologi yang sudah ada ilmu fisika juga berusaha untuk menemukan teknologi terbaru yang semakin memudahkan kehidupan manusia.

4. Menyempurnakan barang-barang teknologi

Selanjutnya barang teknologi semakin hari berkembang dan semakin sempurna. Coba perhatikan contoh sederhananya saja yaitu handphone. Dulu handphone hanya bisa dijadikan sarana untuk berkomunikasi dan menerima pesan singkat. Namun sekarang handphone juga sudah memiliki kamera untuk foto yang dulu hanya vga kini bisa sampai 20 megapixel kejernihan kameranya. Dan kamera yang bagus tentu sesuai juga dengan harganya yang ditawarkan di pasaran. Semakin lama harga handphone akan menurun seiring dengan munculnya produksi handphone baru yang semakin keren dengan fitur yang lengkap dan canggih. Bagi Anda pencinta teknologi ini merupakan kabar yang baik dan paling di tunggu – tunggu.

Itulah manfaat ilmu fisika dalam kemajuan teknologi dan penemuan baru di berbagai bidang

Daftar Pustaka.

Wikipedia.com, di akses rabu 9 Agustus 2017

Manfaat.co.id di akses sejak Rabu, 9 Agustus 2017

Silahkan di bagikan .. Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on PinterestPrint this page
Sejarah, Pengertian dan Definisi ilmu Fisika, Tujuan dan Manfaatnya | admin | 4.5

Leave a Reply