Pengertian Sumber Daya Alam, konservasi Lingkungan dan jenisnya.

Layarpustaka.com- Pengengertian: Sumber daya alam (biasa disingkat SDA) adalah segala sesuatu yang berasal dari alam yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Yang tergolong di dalamnya tidak hanya komponen biotik, seperti hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme, tetapi juga komponen abiotik, seperti minyak bumi, gas alam, berbagai jenis logam, air, dan tanah Inovasi teknologi, kemajuan peradaban dan populasi manusia, serta revolusi industri telah membawa manusia pada era eksploitasi sumber daya alam sehingga persediaannya terus berkurang secara signifikan, terutama pada satu abad belakangan ini. Sumber daya alam mutlak diperlukan untuk menunjang kebutuhan manusia, tetapi sayangnya keberadaannya tidak tersebar merata dan beberapa negara seperti Indonesia, Brasil, Kongo, Maroko, dan berbagai negara di Timur Tengah memiliki kekayaan alam hayati atau nonhayati yang sangat berlimpah Manusia mewarisi bumi dari leluhurnya dan mewariskannya kepada anak cucunya. Pembela konservasi atau penyelamatan sumber daya alam merasa wajib mewariskan sesuatu yang lebih baik daripada apa yang telah dia terima. jika dunia ini milik manusia apakah yang di perbuat denganya? (Wikipedia.org)

Apakah Akan menebangi hutan, membajak lahan, membendung sungai, dan membakar semua batu bara dan minyak bumi? Atau apakah akan menjarah bumi dan membiarkan anak cucunya cemas atas masalah yang mungkin terjadi dimasa depan.

Gambar pihak ketiga

Konservasi adalah usaha manusia untuk mengawetkan dan melindungi sumber daya alam guna kepentingan bangsa dan negara atau dengan kata lain konservasi adalah pengelolahan sumber daya alam tak terbaharui untuk menjamin pemanfaatannya secara bijaksana dan sumber daya alam terbaharui untuk menjamin kesinambungan ketersediaaanya dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas nilai serta keanekaragamannya. para konservasionis yakin bahwa manusia tidak bakal memboroskan warisan yang diterimanya. Untuk itu konservasi bukan hanya sekedar pengguna kebijaksanaan dalam lingkungan alam tetapi lebih diutamakan tentang pertanggungjawabnya. Manusia tidak boleh menghabiskannya. Tetapi harus menyisakan sebagian besar darinya demi keindahan dan memanfaatnya. Gunung, hutan, sungai danau dan setiap makluk hidup yang menghuninya dengan sendirinya merupakan kekayaan dan hiburan untuk manusia. Oleh sebab itu manusia tidak boleh mencemari lingkungan yang agung ini.

Artikel Lain :  Pengertian, Aspek dan keunggulan Pengindraan Jauh Non Fotografik Sistem Termal

Jenis-jenis konservasi.

1 Konservasi Tanah

               Tanah sering diklasifikasikan sebagai sumberdaya alam yang terperbaharui, tetapi tanah berkembang amat lambat sesuai dengan tahap pelapukan keras atau endapan. proses seluruhnya dapat berlangsung kurang dari seabad atau sampai beribu ribu tahun lamanya. Sekali tanah hancur atau musnah, hampir tidak mungkin untuk memugar kembali tanah itu dalam jumlah yang besar. Padahal kenyataannya tidak ada tanah buatan. Sampai batas tertentu tanah memang dapat ditingkatkan dengan menanaminya tanaman khas misalnya: Jerami busuk, rabuk, dan pupuk kimia. Tanah itu dapat diairi lewat irigasi atau diari secara buatan.

Kerusakan dan hilangnya tanah yang luas nyaris permanen. Sebagai akibatnya, banyak bagian dunia tidak lagi mampu menghasilkan panen seperti dulu. Banyak wilayah disekitaran laut tengah serta timur tengah jauh lebih subur beratus smpai beribu tahun yang lalu sampai sekarang. sejumlah besar wilayah ini telah mengalami semi kerontang atau kering selama periode yang panjang. Di zaman kuno, tanah itu dialiri sehingga semula menghasilkan banyak sekali panen. Namun mineral terbawa oleh air kedalam tanah. Disamping itu, bendungan kanal irigasi rusak atau terabaikan sehingga lahan kembali menjadi gurun. Airlah yang dibutuhkan agar menghasilkan panen yang lebih baik.

2  Konservasi Air

             Berkurangnya tanah terikat erat dengan kurangnya air, Dilahan yang tanahnya atau setidaknya pohon dan tanaman lainnya rusak, penggerusan permukaan oleh air hujan akan lebih besar dari pada sebelumnya. Dilereng yang curam air juga mengalir dengan deras. Jika curah hujan melimpah, terjadilah banjir. Di Tempat yang beriklim atau kemarau, setiap hujan gerimis akan segera menguap ditanah yang kerontang. Jika tanah itu gembur atau berpasir, air akan segera amblas kedalamnya, terjebak atau tersebar tidak menentu. Akibatnya anak sungai lama kelamaan hanya berisi tetes tetes air atau sama sekli tidak berair. Adanya hujan lebat yang sekali kali mengakibatkan banjir bandang dadakan yang justru menyapu sejumlah besar tanah.

Artikel Lain :  Sejarah, Pengertian dan Definisi ilmu Fisika, Tujuan dan Manfaatnya

3 Konservasi Pertanian

        Kalau dihubungkan dengan satwa liar, tanah dan air maka konservasi adalah akibat dari berbagai praktek pertanian. Pada tahun tahun terakhir ini, teknologi pertanian baru dengan hebat memperluas produksi tanaman pangan dan daging, tetapi teknnologi itu menghadapi masalah yang agak serius. Beberapa keberatan terhadap produktivitas pertanian modern yang tidak lazim iyalah adanya keturunan baru dari tumbuhan dan hewan hasil penjinakan, pemakaian mesin secara luas, tanah pertanian reksasa dan pemakaian berlebihan pupuk kimia dan pestisida. Banyak praktek seperti ini juga telah diperluas sampai ke kultur hutan, padahal efek sampingnya tidaklah selalu menguntungkan.

Sumber Referensi.

Patandean AJ. 2006 .Fisika Lingkungan. Makassar: Badan penerbit UNM Makassar.

//id.wikipedia.org/wiki/Sumber_daya_alam