Pengertian Listrik, Listrik Dinamis dan Listtrik Statis lengkap Daftar Pustaka

Layarpustaka.com-Listrik telah menjadi kebutuhan yang mendasar untuk berbagai aktifitas manusia yang digunakan untuk beragam fungsi kedepannya. Listrik menjadikan manusia memiliki ketergantungan akan keberadaannya, tidak dapat dipungkiri bahwa listrik merupakan energi yang dibutuhkan manusia dalam segala hal yang mendukung aktifitas manusia. Listrik merupakan suatu muatan yang terdiri dari muatan posistif dan negatif. Listrik merupakan salah satu energi yang sudah ada pada kehidupan manusia saat ini.  Suatu benda  dikatakan memiliki energi listrik, ketika benda tersebut memiliki perbedaan jumlah muatan. Oleh karena perbedaan jumlah  muatan yang ada pada benda tersebut, mengakibatkan muatan tersebut dapat bergerak. Muatan yang berada didalam listrik dapat bergerak dikarenakan, salah satu muatan yang ada dalam benda mengalami kekurangan atau kelebihan jumlah muatan, sehingga muatan tersebut akan   senantiasa bergerak untuk saling mengisi satu sama lain , sehingga jumlah muatan yang ada dalam benda tersebut menjadi sama (Netral). Menurut teori, muatan mengalir atau bergerak dari muatan positif ke muatan negatif. Oleh karena listrik tersebut dapat bergerak, maka listrik dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu listrik statis dan listrik dinamis.

            Listrik statis adalah muatan listrik dalam jumlah tertentu yang tidak mengalir atau tetap. Listrik statis timbul karena adanya fenomena dimana benda-benda yang memiliki aliran listrik (arus listrik) saling berpautan tanpa adanya sumber daya listrik atau dengan kata lain benda tersebut dapat menghasilkan muatan positif (proton) maupun muatan negatif (electron) tanpa menggunakan elemen pembangkit energi listrik. Listrik statis dapat ditimbulkan oleh dua benda yang memiliki muatan listrik berbeda. Sedangkan listrik dinamis adalah listrik yang dapat bergerak atau mengalir dalam rangkaian listrik. Arus listriknya merupakan aliran muatan listrik yang umumnya melewati kawat penghantar tiap satuan waktu Salah satu contoh fenomena listrik statis dalam kehidupan manusia sehari-hari yaitu ketika bulu tangan didekatkan pada layar televisi, kemudian mengakibatkan bulu tangan tersebut bergerak. Salah satu contoh fenomena listrik dinamis yaitu computer yang memerlukan sumber energi listrik agar dapat dioperasikan.

Artikel Lain :  Pengertian dan Macan-macan Besaran Pokok Secara Konsep Fisika dasar lengkap

            Sesuai dengan penjelasan diatas, adapun perbedaan antara listrik statis dan dinamis, yaitu aliran muatan secara terus-menerus terjadi pada listrik dinamis, sedangkan pada listrik statis tidak terjadi. Hal seperti ini terjadi pada listrik dinamis karena muatan (electron) yang ada pada konduktor (penghantar aliran listrik) memang sangat mudah untuk berpindah. Sedangkan perpindahan elektron yang terjadi pada listrik statis disebabkan oleh gesekan (dapat terjadi pada beberapa kasus karena induksi) dan tidak mengalir secara terus-menerus.

            Pada saat ini, tanpa kita pungkiri bahwa kehidupan manusia saat ini sangat bergantung pada listrik. Listrik dinamis mendominasi sebagai penunjang kebutuhan kehidupan manusia dibandingkan dengan listrik statis. Hal itu dapat dibuktikan lewat penglihatan bahwa, diberbagai pelosok kehidupan manusia, terdapat sumber pembangkit energi listrik yang dikelola sendiri oleh manusia tersebut. Sumber energi listrik tersebut tentunya digunakan pada berbagai macam alat yang membutuhkan energi listrik dalam pengoperasiannya sehari-hari. Berdasarkan uraian di atas, maka disusunlah makalah berjudul “Kelistrikan”. Makalah ini disusun untuk dapat dijadikan sumber bacaan dan referensi mengenai “Kelistrikan”.

Referensi :

Boylestad, R., & Nashelsky, L. (1989). Electronic Devices and Circuit Theory, Fourth Edition. Delhi : Prentice Hall of India