Fisikawan Menjelaskan Tabrakan Misterius di Large Hadron Collider

Large Hadron Collider

Fisikawan di seluruh dunia sempat dibuat bingung ketika muncul “benjolan” yang tidak biasa pada sinyal Large Hadron Collider, pemercepat partikel paling kuat dan terbesar di dunia. Fisikawan kemudian bertanya-tanya apakah ini adalah sebuah partikel baru yang sebelumnya tidak dikenal, atau bahkan mungkin dua partikel yang sama sekali baru.Tumbukan yang tidak biasa ini tidak bisa dijelaskan oleh Model Standar, salah satu landasan teoritis fisika partikel.

Adam Martin, asisten professor fisika di Universitas Notre Dame berkata bahwa dia dan fisikawan teoritis lain telah mendengar “keanehan” ini sebelum hasilnya dipublikasi pada tanggal 15 Desember lalu. Mereka telah mencoba mencari tahu tentang “benjolan” misterius ini. Ia dan beberapa rekannya telah mengajukan paper pra-review dan kemudian dipublikasikan di arXiv.org pada 23 Desember lalu.

grafik tumbukan partikel

Grafik ini menggambarkan titik-titik hitam pada hasil percobaan yang kemudian coba dibandingkan dengan teori Model Standar yang ditunjukkan dengan garis merah pada grafik. Dua titik hitam tersebut tidak “jatuh” bersama garis merah pada grafik. Adam Martin mengatakan bahwa “benjolan” pada 750 GeV adalah yang paling menarik.

“Ini begitu aneh ketika orang dipaksa membuang teori-teori yang mereka yakini dan kemudian mulai dari awal”, kata Martin. “Itulah hal yang menyenangkan dari fisika partikel. Kami melihat sesuatu hal yang tidak kami ketahui. Apakah ini adalah satu partikel baru? Atau bahkan dua partikel baru?”

Dalam paper yang mereka ajukan terdapat empat penjelasan yang mungkin untuk data hasil percobaan ini, termasuk kemungkinan bahwa partiekl ini bisa saja merupakan Higgs Boson dengan massa yang lebih berat. Martin mengharapkan penelitian lebih lanjut sehingga dapat menghasilkan penjelasan yang lebih mendalam, karena bisa saja kehebohan ini memudar seperti yang terjadi beberapa kali dalam karirnya. Ini bisa saja membuka wawasan baru atau bahkan akan memunculkan model-model teoritis yang baru.

Artikel Lain :  Pengertian Besaran Vektor dan Skalar serta Jenisnya

“Orang masih optimis”, katanya. “Semua orang yakin bahwa mereka memerlukan data yang lebih banyak. Partikel itu bisa saja hilang tetapi apabila tetap ada, ini akan sangat menarik”.

Penjelasan lebih lanjut ditulis dalam paper berjudul “On The 750 GeV di-photon Excess” yang ditulis Adam Martin, Wolfgang Altmannshofer, Jamison Galloway, Stefani Gori, Alexander L. Kagan dan Jure Zupan.

Papernya bisa anda lihat di sini.